Net Present Value (NPV)

Net Present Value adalah kriteria investasi yang banyak digunakan dalam mengukur apakah suatu proyek layak atau tidak. Perhitungan Net present value merupakan net benefit yang telah didiskon dengan menggunakan Sosial Opportunity Cost of Capital (SOCC) sebagai discount faktor. Secara singkat, formula untuk Net present value adalah sebagai berikut:

Dimana:

NB       = Net Benefit = Benefit – Cost

B          = Benefit yang telah didiskon

C         = Cost yang telah didiskon

i           = Discount Faktor

n          = Tahun (waktu)

Untuk menghitung NPV dalam sebuah gagasan usaha (proyek), diperlukan data tentang perkiraan biaya investasi, biaya operasi, dan pemeliharaan serta perkiraan benefit dari proyek yang direncanakan.

Contoh kasus:

Suatu usaha sepatu akan dibangun dengan investasi sebesar Rp. 100.000.000 yang akan diproses selama lima tahun dengan manfaat tahunan sebesar 47.000.000 dan discount rate yang diinginkan adalah 10%. Maka Net Present Value dapat dihitung sebagai berikut :

Jumlah investasi                       = Rp. 100.000.000

Biaya selama 5 tahun               = Rp. 47.000.000

Discount Rate                            = 10%

PV dari pemasukan tahunan  =  3,791 x Rp. 47.000.000

= Rp. 178.177.000

PV dari pengeluaran                 = Rp. 100.000.000

Net Present Value                     = Rp. 178.177.000 – 100.000.000

= Rp. 78.177.000

Kareana NPV > 0, maka usaha layak didirikan.

Sumber : Suliyanto, Studi Kelayakan Bisnis : Pendekatan Praktis (Yogyakarta: Penerbit Andi, 2010)h. 201

Kategori: Artikel