Ada beberapa tahapan yang dilakukan seorang konsultan studi kelayakan dalam mengatasi masalah dan memberikan solusi bagi kliennya. Tahapan-tahapan yang dilakukan konsultan studi kelayakan dalam memecahkan masalah adalah sebagai berikut.

Identifikasi masalah

Pada tahap ini konsultan studi kelayakan akan melakukan identifikasi dari masalah yang di hadapi perusahaan tersebut. Identifikasi masalah biasanya dilakukan dengan meperoleh informasi dari pihak perusahaan atau dengan kunjungan langsung keperusahaan tersebut sehingga konsultan studi kelayakan dapat mengetahui GAP yang terjadi di perusahaan tersebut

Brainstorming

Pada tahap brainstorming merupakan tahap kedua yang dilakukan oleh konsultan studi kelayakan. Tahap ini merupakan pembahasan internal yang dilakukan konsultan studi kelayakan dalam memecahkan masalah yang di hadapi kliennya tersebut. Pada tahap ini internal dari konsultan studi kalayakan akan menentukan jobdesk dari tim yang digunakan untuk memecahkan masalah tersebut, dimana bisanya tim tersebut akan dibagi menjadi tim survey, tim ahli, tim review dan tim presentasi.

Pengumpulan data

Pada tahap ini konsultan studi kelayakan akan mengumpulkan data terkait dengan studi tersbut. Pengumpulan data biasanya dilakukan oleh tim survey, dimana data yang dikumpulkan berupa data primer dan data skunder. Data primer didapat dari hasil survey ke lokasi proyek, perkembangan kondisi lingkungan sekitar, dan sebagainya, sedangkan data sekunder berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia (BI) atau lembaga lainyany yang kemudian diolah lebih lanjut.

Melakukan analisis

Pada tahap ini konsultan studi kelayakan akan melakukan analsis dari data yang diperoleh yang hasilnya nanti akan berbentuk laporan studi kelayakan. Analisis tersebut akan dilakuakan oleh tim ahli dan diakhir pengerjaan akan di review olah tim review. Dalam pengerjaanya tim ahli akan meninjau dari aspek-aspek studi kelayakan.

Analisa tapak dilakukan untuk mengetahui keadaan fisik tapak, kondisi lingkungan sekitar, keuntungan dan kelebihan tapak sehingga dapat memanfaatkan peluang dan mengatasi hambatan. Analisa pasar dilakukan untuk mengetahui keadaan pasar baik secara makro dan analisa pesaing. Analisa ini dilakukan dengan melihat potensi permintaan. Pada analisa pengembangan produk, analisa daya serap pasar, analisa keuangan digunakan Internal Rate of Return (IRR) dan Net Present Value (NPV).

Pemaparan

Pada tahap ini konsultan studi kelayakan akan memberikan solusi dari masalah tersebut. Tahap ini tim presentasi akan mempresentasikan keklien apa saja langkah yang diambil atau yang di putusakan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Kategori: Artikel