Secara garis besar penelitian Survei pasar dapat melakukan penelitian dari yang sifatnya pasif hanya meneliti objek yang ada di suatu kancah sampai dengan jenis penelitian yang menuntut peneliti untuk melakukan sesuatu. Dari tinjauan ini ada tiga cara penelitian yang dilakukan, yaitu:

1. Description research atau penelitian deskriptif,

2. Operation research (action research) atau penelitian tindakan, dan

3. Experiment atau eksperimen.

Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dimaksudkan, yang hasilnya dipaparkan dalam bentuk laporan penelitian. Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang paling sederhana dibandingkan dengan penelititan-penelitian lain, karena dalam penelitian ini tidak melakukan apa-apa terhadap objek atau wilayah penelitian. Dalam kegiatan penelitian ini hanya memotret apa yang terjadi pada diri objek atau wilayah yang diteliti, kemudian memaparkan apa yang terjadi dalam bentuk laporan penelitian secara lugas, seperti apa adanya.

Penelitian deskriptif dibagi lagi menjadi lima jenis penelitian yaitu penelitian deskriptif murrni atau survei. Penelitian korelasi, penelitian komparasi, penelitian penelusuran (tracer study), dan penelitian evaluasi.

Penelitian deskriptif murni atau survei ini merupakan penelitian yang benar-benar hanya memaparkan apa yang terjadi dalam sebuah kancah, lapangan, atau wilayah tertentu. Data yang terkumpul diklasifikasikan atau dikelomppok-kelompokkan menurut jenis, sifat, atau kondisinya. Sesudah datanya lengkap kemudian dibuat kesimpulan.

Sebagai salah satu contoh penelitian survei adalah penelitian tentang keadaan nelayan di sebuah desa nelayan. Oleh peneliti dipaparkan luas daerah, keadaan geografis, banyaknya keluarga, banyaknya penduduk, kebiasaan mencari ikan, alat-alat yang digunakan, hasil rata-rata setiap hari, modal yang diterima dari pemerintah, kehidupan keluarga, pendidikan anak-anak nelayan, dan sebagainya. Semua data dipaparkan secara lugas, selanjutnya disusun laporan penelitiannya. Dari laporan tersebut mungkin ada pihak-pihak atau perintah ingin berbuat sesuatu dalam rangka meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Penelitian deskriptif murni dilakukan dalam kancah yang luas disebut istilah survei. Jenis penelitian ini dimaksudkan sebagai jenis penelitian yang menindaklanjuti dengan upaya lain, misalnya akan membangun dam besar, membangun pasar, dan lain-lain, sehingga survei tersebut merupakan amdal ( analisis dampak lingkungan) untuk mengetahui kelayakan suatu tempat untuk dilakuakan pembangunan tertentu. Agar pembangunannya aman dan betul, terlebih dahulu dilakukan penelitian terkait dengan keadaan lingkungan, kesepakatan penduduk, dan lain sebagainya.

Van Dalen mengemukakan bahwa survei bukan hanya bermaksud mengetahui status gejala tetapi juga bermaksud menentukan kesamaan status dengan cara membandingkannya dengan standar yang sudah dipilih atau ditentukan. Di samping itu juga, untuk membuktikan atau membenarkan suatu hipotesis.

Selanjutnya dikatakan oleh Van Dalen bahwa survei dapat luas, bahkan sangat luas maupun sempit, ditinjau dari wilayah geograis maupun variabelnya. Sehubungan dengan pembicaraan ini Prof. Dr. Winarno Surakhmad M.Sc.Ed. mengatakan bahwa pada umumnya survei merupakan cara mengumpulkan data dari sejumlah unit atau individu dalam waktu (atau jangka waktu) yang bersamaan.

Dikatakan oleh Van Daley bahwa studi survei merupakan bagian dari studi deskriptif dan meliputi:

1. School Survey

Bertujuan meningkatkan eisiensi dan efektivitas pendidikan. Masalahnya berhubungan dengan situasi belajar, proses belajar mengajar, cirri-ciri personalia pendidikan, keadaan murid, dan hal0hal yang menunjang proses belajar mengajar.

2. Job Analysis

Bertujuan mengumpulkan informasi mengenai tugas-tugas umum dan tanggung jawab para karyawan, aktivitas khusus yang dibutuhkan, keterlibatan, serta fungsi anggota organisasi, kondisi kerjanya, dan fasilitas.

3. Analisis Dokumen

Istilah lain adalah analisis isi (content analysis), analisis aktivitas atau analisis informasi. Contoh kegiatannya meliputi meneliti dokumen, menganalisis peraturan, hokum keputusan-keputusan. Analisis dokumen juga dapat dilakukan untuk menganalisis buku dengan menghitung istilah, konsep, diagram, tabel, gambar, dan sebagainya untuk mengetahui klasifikasi buku-buku tersebut.

4. Public Opinion Surveys

Survei ini bertujuan untuk mengetahui pendapat umum tentang suatu hal misalnya tentang rehabilitasi suatu bangunan bersejarah, tentang jalan satu jurusan, pemasangan lampu lalu lintas dan sebagainya.

5. Community Surveys

Survei ini disebut juga social surveys atau field surveys karena survei ini peneliti bertujuan mencari informasi tentang aspek kehidupan secara luas dan mendalam. Walaupun kelihatannya survei ini menyangkut masyarakat, namun sangat erat hubungannya dengan survei sekolah. Dalam hal ini sekolah dapat menggali data di masyarakat yang bisa membantu lancarnya roda persekolahan.

Adapun langkah-langkah dalam melakukan penelitian adalah sebagi berikut:

  1. Memilih masalah
  2. Studi pendahuluan
  3. merumuskan masalah
  4. Merumuskan anggapan dasar
  5. Memilih pendekatan
  6. Menentukan variabel dan sumber data
  7. Menentukan dan menyusun instrument
  8. Mengumpulkan data
  9. Analisis data
  10. Menarik kesimpulan
  11. Menulis Laporan.
Kategori: Artikel