Properti merupakan salah satu bidang bisnis yang disebut-sebut sebagai bisnis dengan keuntungan yang besar dan menjanjikan. Pengertian dari properti itu sendiri adalah berbagai bentu k bangunan beserta tanahnya. Seperti ruko, apartemen, tanah, rumah, dan masih banyak lagi. Bisnis ini menyita perhatian dari para pebisnis karena bisnis ini bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama. Misalnya, tanah. Banyak orang yang merebut untuk menginvestasikan hartanya dalam betuk tanah, hal dikarenakan harga dari tanah itu akan terus naik setiap tahunnya. Jadi, bayangkan ketika Anda membeli tahun 2018 kemudian Anda jual tahun 2020. Otomatis, Anda akan mendapatkan keuntungan yang luar biasa dari investasi tersebut.

Selain itu, keuntungan lain dari berbisnis properti adalah produk yang bisa bertahan lama. Baik tanah ataupun jenis properti lainnya tidak akan pernah mengenal waktu kadarluarsa. Nah, hal kedua ini yang kemudian menjadikan orang-orang tergila untuk menjalankannya. Namun, tetap saja Anda harus bersikap waspada dalam menentukan arah bisnis properti tersebut. Salah satu solusinya dengan melakukan studi kelayakan. Studi kelayakan sendiri adalah penelitian yang mendalam terhadap gagasan bisnis untuk menentukan apakah bisnis tersebut layak dijalankan atau sebaliknya. Manfaat lain dari studi kelayakan ini Anda akan mengetahui sejak awal bagaimana alur bisnis akan dijalankan, dan bagaimana cara meminimalisir kerugian.

Studi kelayakan berhak dilakukan untuk semua bisnis untuk memprediksi apakah langkah awal yang Anda tentuka sudah tepat ataukah perlu perbaikan. Ketika gagasan yang Anda miliki sudah tepat, tinggal ikuti alur yang sudah direncanakan. Semakin Anda fokus akan semakin baik. Tentu dalam mengambilan keputusan ini, nantinya Anda dituntut untuk berkorban lebih banyak untuk mendapatkan apa yang sudah disususn. Nah, untuk Anda yang sama sekali tidak paham dengan tahapan ini, ada baiknya jika Anda mengkomunikasikan masalah yang Anda miliki kepada pihak yang lebih berpengalaman. Para pebisnis sukses biasanya memiliki relasi yang banyak. Relasi-relasi inilah yang akan membantu Anda memahami langkah melakukan studi kelayakan properti.

Langkah MelakukanĀ  Studi Kelayakan

1. Penemuan Gagasan

Seperti yang sudah saya dan Anda bicarakan sejak awal bahwa salah satu tujuan studi kelayakan adalah untuk menguji atau menentukan apakah gagasan yang Anda miliki cocok untuk dijalankan ataupun tidak. Nah, dari situĀ  terlihat sangat jelas bahwa langkah awal yang harus Anda miliki adalah ide (gagasan). Nah, untuk menemukan ide Anda dianjurkan untuk melihat masalah yang masih terjadi. Apa yang sebenarnya diinginkan oleh konsumen, dan bentuk apa yang mereka inginkan?

2. Melakukan Riset Awal

Riset awal ini biasanya dilakukan untuk mendapatkan prediksi peluang bisnis yang ingin Anda jalankan tersebut. Tahap inilah yang akan lebih menentukan apakah gagasan Anda patut dijalankan atau tidak. Jika gagasan tersebut tidak cocok, berarti Anda tidak memiliki alasan untuk melakukan penelitian lebih dalam lagi, dengan kata lain Anda harus berlapang dada untuk menganti fokus bisnis.

3. Design Studi Kelayakan

Langkah berikutnya berkenaan dengan bagaimana data akan diperoleh. Biasanya Anda akan disajikan banyak pilihan untuk mendapatkan informasi dari khalayak yang sudah ditetapkan. Mulai dari kuesioner, sampai penyusunan anggaran. Semua lengkap dilengkap dilakukan untuk mendapatkan informasi yang mendalam.

4. Pengumpulan Data

Langkah selanjutnya masih berkaitan dengan langkah sebelumnya, yaitu pengumpulan data. Cara yang akan pilih mulai dari wawancara , survei, dan pengkajian data terdahulu. Jadi, sebelumnya Anda harus memiliki design studi kelayakan yang benar-benar bagus.