Tentunya sebelum memulai atau melakukan segala sesuatu maka alangkah baiknya kita mengetahui sedikit banyaknya tentang latar belakang dan tujuan kegiatan yang akan kita lakukan tersebut.

Cara Membuat Studi Kelayakan Usaha yang akan kita lakukan sebelum memulai suatu usaha mencakup aspek yang begitu luas yang berkaitan dengan kegiatan usaha kita nantinya. Serta memberikan data dan informasi yang detail tentang apa yang kita tidak tahu dan informasi yang kita butuhkan.

Cara Membuat Studi Kelayakan Usaha

Memutuskan Apakah Anda Perlu Melakukan Studi Kelayakan

1. Lakukan Analisa pendahuluan

Kenapa sih kita perlu melakukan studi kelayakan terlebih dahulu atau Analisa terlebih dahulu? Layaknya seperti pelatih sepak bola sebelum bertanding seseorang coach harus mengetahui kelebihan dan kelemahan timnya. Setelah ia mengetahui itu memakai akan memaksimalkan kelebihan dan menekan kekurangannya. Begitu juga sebelum mendirikan usaha, maka hasil analisis awal sebelumnya akan sangat membantu anda dalam mengambil keputusan bisnis anda.

2. Pertimbangkan Pilihan Anda

Pertimbangkan pilihan anda dengan membuat pilihan – pilihan yang tepat dalam usaha anda atau memperkecil sekala yang akan diteliti. Contohnya apakah anda hanya akan mendirikan usaha sekian saja, hanya menjual beberapa produk saja atau tidak berencana menambah usaha,

3. Pertimbangkan Tantangan yang Dihadapi

Mempertimbangkan tantangan yang akan dihadapi dalam dunia usaha, berarti secara tidak sengaja kita telah mengantisipasi pengeluaran atau kerugian.

4. Putuskan Apakah Anda Akan Menyewa Konsultan Ahli

Selidiki secara menyeluruh keperluan Anda mempekerjakan tenaga hali, dan pelajari berapa biaya yang akan dikeluarkan.  Yang jelas jika anda menyewa konsultan yang ahli, maka hasil hasil studi yang anda dapat pun akan sesuai yang anda harapkan dan sangat membantu usaha anda.

5. Buat Tabel Waktu

Melakukan Analisa dan Penelitian Pasar

1. Belajar Mengenai Pasar

2. Gunakan Data dari Sensus Ekonomi

3. Survei Masyarakat Secara Langsung

4. Survei Pasar

5. Rancang Survei Anda dengan Seksama

4. Analisa Penyaring Anda di Pasar

5. Kenali Potensi Anda di Pasar