Secara umum, tahapan pembuatan feasibility study ini hanya perlu 6 langkah mudah dan rencana Anda dapat segera dieksekusi. Tetapi sayangnya, tidak semua tahu bagaimana cara untuk memecahkan permasalahan saat penyusunan kelayakan ini.

 

Jika Anda memiliki sebuah ide terkait produk, jasa, atau bahkan strategi bisnis, maka Anda akan langsung dihadapi dengan pertanyaan, “apakah itu layak?”. Bahkan dari pertanyaan ini saja bisa membawa ke pertanyaan lain, seperti apa sebenarnya itu kelayakan?

Dan ini yang akan dipecahkan dalam tahapan pembuatan feasibility study. Semua ini bertujuan agar semua orang, alat, hingga pendekatan yang dilakukan bisa membawa ide itu ke arah kesuksesan. Dan semua kelayakan ini berdasarkan ide Anda sendiri.

6 Langkah Untuk Tahapan Pembuatan Feasibility Study

Dari ide itu kemudian semua jawabannya menjadi bahan pendukung untuk kesuksesan. Bagi sebagian besar orang, tahapan ini mungkin saja dianggap tidak menarik dan ingin langsung ke rencana selanjutnya. Ide Anda sudah layak, tetapi ini fokus ke eksekusinya nanti.

  1. Buat garis besar rencana Anda dan lakukan analisis awal

Apa yang harus Anda lalui sedari awal adalah pastikan dulu sudah membuat gambaran terkait ide itu. Tahapan pembuatan feasibility study ini seperti mencari tahu apakah ide ini sudah ada di pasaran atau apa saja perbedaan ide Anda dengan bisnis lain.

  1. Melakukan survei pasar atau melakukan analisis pasar

Tahapan selanjutnya adalah Anda lakukan servei pasar langsung terkait apakah bisnis ini dibutuhkan atau rencana Anda ini sudah pernah gagal di suatu tempat. Bagian ini adalah yang paling penting, dan bisa gunakan metode kualitatif dan kuantitatif.

  1. Jawab pertanyaan kelayakan inti

Tahapan pembuatan feasibility study selanjutnya adalah, Anda harus bisa menjawab pertanyaan ini seputar layak atau tidaknya usaha tersebut. Beberapa pertanyaan itu adalah apa saja teknik eksekusi dalam hal finansial dan operasional bisnisnya.

  1. Hitung biayanya

Sekarang, hitung seluruh biayanya. Berapa jumlah pemasukan yang bisa Anda dapat dalam periode waktu tertentu. Pendapatan ini bisa dari investor atau penjualan jasa atau produk. Dan tidak lupa, hitung modal awal yang telah Anda keluarkan.

  1. Siapkan Lembaran Perhitungan Laba dan Rugi

Jika sudah menemukan jawaban atas modal dan pemasukan itu, tidak rugi bukan? Itu belum semuanya, tahapan pembuatan feasibility study selanjutnya adalah dengan menghitung pemasukan saat produk terjual dan pengeluaran utnuk produksi.

  1. Poles dan tinjau laporan kelayakan Anda

Dan sekarang, bisnis Anda sudah legal karena perhitungan operasional dan lainnya sudah lengkap. Tetapi jangan lupa dan jangan pernah remehkan dokumen review. Selalu tinjau kembali dan pastikan seluruh perhitungan tidak ada yang salah.

Analisis kelayakan pada bisnis dan usaha tertentu itu penting dilakukan. Rencana tidak bisa kita tolak, dan ide selalu datang dari mana saja dan kapan saja. Maka dari itu, sekarang Anda siapkan tahapan pembuatan feasibility study untuk hasil laporan yang lebih maksimal.